Jakarta - DPR RI melakukan pertemuan dengan jajaran pimpinan GOTO hingga Grab Indonesia membahas tarif potongan komisi bagi pengendara ojek online. Dalam pertemuan ini disepakati komisi 8 persen akan diterapkan untuk layanan transportasi ojek online pada 1 Juli 2026.Pertemuan terlaksana di gedung Nusantara III DPR RI, Senayan, Jakarta, Selasa (23/6/2026). Pembahasan dihadiri oleh Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad hingga Cucun Ahmad Syamsurijal."Hari ini kami ingin menyampaikan bahwa sesuai dengan kemarin waktu tanggal 1 Mei waktu acara May Day kemarin sudah disampaikan oleh Bapak Presiden Prabowo Subianto mengenai pengemudi ojol begitu ya," kata Wakil Direktur GOTO Catherine Hindra Sutjahyo di lokasi.
Catherine memastikan pihaknya ingin menyejahterakan mitra pengemudi ojol. Oleh karena itu, dia mengumumkan tarif potongan ini akan berlaku mulai 1 Juli mendatang. "Jadi kami mendukung upaya ini untuk terus meningkatkan kesejahteraan para mitra pengemudi ojek online ini. Jadi mulai efektif tanggal 1juli 2026 GOTO Gojek Indonesia akan mulia mengimplementasikan komisi 8 persen untuk layanan transportasi penumpang ojol roda dua yang kalau di Gojek kira sering manggilnya Goride begitu ya. Jadi ini akan efektif 1 Juli tahun ini, 8 persen potongan komisi ini," sambungnya.CEO Grab Indonesia Neneng Goenadi juga menyampaikan hal serupa. Ia menyebut tarif sebesar 8 persen akan diterapkan Grab pada 1 Juli 2026."Bahwa Grab Indonesia akan mulai mengimplementasikan komisi 8 persen untuk layanan transportasi penumpang ojek online roda dua kalau di Grab namanya Grab Bike dan implementasi Ini akan efektif dimulai tanggal 1 Juli 2026," imbuhnya.Tonton juga video "Tuntutan Kebangkitan Ojol Nasional di Demo Surabaya"










