Jakarta - Belakangan ini, perbincangan mengenai transparansi biaya layanan dan keikutsertaan program promosi di platform e-commerce kian menjadi sorotan para pelaku usaha online. Para penjual membutuhkan akses yang lebih transparan agar dapat mengelola operasional usaha dengan baik.Hal ini ternyata dirasakan oleh calon penjual baru yang ingin merambah pasar market place. Akun @meliaa.12 di media sosial misalnya, semopat mengeluhkan kebingungannya merinci struktur biaya admin di berbagai platform karena takut terkena biasa tak terduga."Guys boleh bantu tolong rinciin biaya" admin di marketplace kaya sh*p**, t*kp*ed, & tt gitu ga ya? Rencana ingin merambah" ke marketplace, tapi takut banyak biaya tak terduga wkwkwkw?"

(akd/ega)