TEHERAN, KOMPAS.com - Amerika Serikat telah menjatuhkan lebih dari 1.000 sanksi terhadap Iran dalam 18 bulan terakhir untuk memaksa Teheran menyerah.

Sanksi Amerika Serikat selama ini bertujuan memutus akses negara target terhadap sistem keuangan AS, menjadikan mereka terisolasi secara ekonomi, serta memberi tekanan kepada perusahaan yang berani melakukan transaksi dengan mereka.Namun menurut laporan The Wall Street Journal, Sabtu (20/6/2026), Iran tetap mampu menghasilkan pendapatan miliaran dollar, terutama melalui penjualan minyak ke China.

Baca juga: Akui Bukan Milik AS, Trump Akan Cairkan Aset Iran yang Dibekukan

Terbaru, Gedung Putih disebut telah menandatangani kesepakatan dengan Iran untuk mengurangi tekanan ekonomi sebagai imbalan atas kebebasan pergerakan kapal.

Dalam kesepakatan itu, AS menawarkan pencabutan permanen sanksi terhadap Iran jika Teheran mengambil langkah tertentu, termasuk membongkar program nuklirnya.