KOMPAS.com - Iran menyatakan siap menghadapi kemungkinan gagalnya negosiasi dengan Amerika Serikat (AS), di tengah sinyal bahwa kedua negara sedang menuju kesepakatan awal berupa memorandum of understanding (MoU).
Kantor berita Tasnim pada Minggu (24/5/2026) melaporkan, Teheran tetap menyiapkan seluruh skenario terburuk apabila pembicaraan dengan Washington berakhir tanpa kesepakatan.Menurut laporan tersebut, militer Iran tetap berada dalam kesiapan penuh karena mempertimbangkan rekam jejak AS dan Israel yang dianggap kerap melakukan agresi serta tindakan bermusuhan terhadap Iran.
Baca juga: Netanyahu Bergegas Gelar Rapat Kabinet Usai Trump Singgung Kesepakatan Damai dengan Iran, Ada Apa?
“Angkatan Bersenjata Iran selalu berada dalam kesiapan penuh tanpa memandang status negosiasi,” tulis Tasnim.
Sumber militer Iran yang dikutip Tasnim mengatakan, Teheran telah menyiapkan strategi baru apabila AS atau Israel kembali melakukan serangan.












