WASHINGTON, DC, KOMPAS.com - Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS), Marco Rubio memperingatkan, Iran harus bertanggung jawab atas setiap kegagalan diplomasi.
“Jika upaya-upaya ini tidak berhasil, itu bukan kesalahan AS atau sekutu kita di Teluk. Itu 100 persen kesalahan Iran,” katanya dalam wawancara dengan India Today TV, Minggu (24/5/2026).Ia menegaskan, pilihan pertama Washington tetap diplomasi, tetapi tidak menutup opsi militer jika negosiasi gagal.
Menurutnya, Presiden AS Donald Trump lebih menyukai jalur negosiasi dibandingkan kampanye militer.
Baca juga: Iran Merasa di Atas Angin dalam Kesepakatan Potensial dengan AS
Iran tak boleh punya senjata nuklir













