WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Amerika Serikat selama bertahun-tahun menggunakan sanksi ekonomi sebagai alat untuk menekan negara-negara yang dianggap menjadi ancaman bagi kepentingannya.

Namun sejumlah negara tetap mampu bertahan, bahkan menemukan cara untuk menghindari sanksi, menurut laporan The Wall Stree Journal, Sabtu (20/6/2026).Iran menjadi salah satu contoh utama. Meski telah menerima lebih dari 1.000 sanksi dari AS dalam 18 bulan terakhir, Teheran tetap mampu mempertahankan sumber pendapatan, terutama melalui penjualan minyak.

Baca juga: Ribuan Sanksi Gagal Paksa Iran Menyerah, Teheran Bikin AS Kewalahan

Iran tetap bertahan

Kampanye sanksi AS terhadap Iran bertujuan menekan Teheran agar mengubah kebijakan, termasuk terkait program nuklirnya.