JAKARTA, KOMPAS.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap dua Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang menjerat Bupati Muara Enim nonaktif Edison membongkar praktik korupsi yang berlangsung secara utuh dari awal hingga akhir pengelolaan anggaran.
Korupsi bukan hanya terjadi saat proyek dijalankan, melainkan sudah dimulai sejak tahap "penanaman modal" untuk mengamankan proyek, lalu berulang saat hasil audit hendak diubah guna menutupi penyimpangan itu.“Kemudian pada ujung rantai prosesnya, korupsi kembali terjadi untuk menutup temuan penyimpangan atas pengelolaan anggaran tersebut,” kata Juru Bicara KPK Budi Prasetyo dalam keterangannya, Senin (15/6/2026).
“Dengan demikian, dua peristiwa tertangkap tangan ini mengungkap dugaan praktik korupsi pada pengelolaan anggaran yang ‘sempurna’, dari awal hingga akhir,” sambungnya.
Baca juga: KPK Sita Dokumen Pengadaan Terkait Kasus Korupsi Bupati Muara Enim
Korupsi dimulai sebelum proyek berjalan









