Jakarta - Pertumbuhan bisnis online saat ini semakin pesat. Dibutuhkan peran logistik untuk mendukung kelancaran usaha.Masalah yang biasa dihadapi adalah ongkos kirim yang sering kali menjadi tantangan yang mempengaruhi keputusan belanja konsumen.Chief Retail Officer Lion Parcel, Febri Andika menambahkan MINIPACK hadir berdasarkan kebutuhan pelanggan yang banyak ditemui melalui jaringan agen Lion Parcel di berbagai daerah. Permintaan terhadap layanan pengiriman paket ringan dengan ongkos kirim yang lebih efisien terus meningkat seiring berkembangnya aktivitas belanja online dan pengiriman produk berukuran kecil.
"Jaringan agen menjadi salah satu touchpoint utama Lion Parcel dalam melayani pelanggan. Saat ini, Lion Parcel didukung oleh lebih dari 7.000 agen yang tersebar di seluruh Indonesia. Melalui jaringan tersebut, kami juga terus menggali insight dan memahami kebutuhan pasar sebagai bagian dari upaya menghadirkan inovasi yang relevan dengan kebutuhan pelanggan," ujar Febri.MINIPACK dapat diakses dengan mudah melalui jaringan Agen Lion Parcel di seluruh Indonesia maupun aplikasi Lion Parcel. Layanan ini juga didukung metode pembayaran Cash on Delivery (COD) dan COD Ongkir. Khusus untuk pengiriman dengan metode COD Ongkir, pelanggan dapat menikmati program Bayar Ongkir di Tempat, Gak Bayar Kalau Telat*.Melalui dukungan jaringan agen yang luas, pelanggan dapat mengakses layanan MINIPACK dengan lebih mudah di berbagai daerah di Indonesia. Layanan ini juga didukung oleh infrastruktur dan jaringan distribusi perusahaan yang luas di seluruh Indonesia. Saat ini, Lion Parcel telah menjangkau 99% wilayah domestik dan didukung oleh akses terhadap lebih dari 350 penerbangan Lion Group. Kapabilitas ini memungkinkan Lion Parcel menjaga kualitas layanan sekaligus memastikan paket pelanggan dapat dikirim secara optimal ke berbagai daerah.Lion Parcel, perusahaan logistik terkemuka di Indonesia, resmi meluncurkan MINIPACK, layanan pengiriman baru khusus paket ringan maksimal 300 gram dengan tarif lebih hemat tanpa mengikuti pembulatan tarif 1 kilogram. Layanan ini hadir sebagai solusi pengiriman yang lebih efisien bagi masyarakat, termasuk pelaku usaha yang rutin mengirimkan produk berukuran ringan.Selama ini, pengiriman paket dengan berat di bawah 1 kilogram umumnya tetap dikenakan tarif minimum 1 kilogram. Di tengah tingginya pengiriman barang ringan seperti dokumen, aksesori, hingga kosmetik, kondisi tersebut kerap menimbulkan tantangan bagi pelanggan karena harus membayar ongkos kirim yang tidak sesuai dengan berat aktual barang. Banyak pelanggan mengungkapkan perasaan seolah harus "bayar angin" karena tarif yang dibayarkan tidak mencerminkan berat aktual paket yang dikirim.Menjawab kebutuhan akan ongkos kirim yang lebih adil dan terjangkau, Lion Parcel menghadirkan MINIPACK, layanan pengiriman khusus paket ringan maksimal 300 gram. Melalui inovasi ini, pelanggan dapat mengirim paket secara lebih efisien dan ekonomis tanpa mengorbankan kualitas layanan, karena SLA (Service Level Agreement) pengiriman tetap setara dengan layanan reguler Lion Parcel."Kami memahami bahwa setiap gram sangat berharga bagi pelanggan. Dalam berbagai interaksi dengan pelanggan, kami sering mendengar tantangan yang dihadapi ketika mereka harus membayar tarif 1 kilogram untuk paket yang sebenarnya sangat ringan, bahkan sebagian menyebutnya sebagai 'bayar angin'," ujar Chief Marketing Officer Lion Parcel Kenny Kwanto.









