BEIRUT, KOMPAS.com - Seorang prajurit penjaga perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNIFIL) tewas di Lebanon, Kamis (4/6/2026).

Insiden ini terjadi setelah sebuah pangkalan pasukan UNIFIL dihantam mortir di wilayah selatan Lebanon, tempat Israel dan Hizbullah bertempur, Rabu (3/6/2026).Namun, belum diketahui dari mana asal mortir tersebut.

Kematian ini menjadikan jumlah pasukan penjaga perdamaian UNIFIL yang tewas menjadi tujuh orang sejak konflik terbaru meletus pada Maret.

"Seorang pasukan penjaga perdamaian UNIFIL meninggal dunia pagi ini akibat luka kritis yang diderita ketika peluru mortir menghantam posisinya," demikian pernyataan dari pasukan tersebut, dikutip dari AFP, Kamis.

Baca juga: Israel-Lebanon Gencatan Senjata, Menteri Sayap Kanan Ekstrem Nagmuk-ngamuk