BEKASI, KOMPAS.com - Aldi (32) dan Feny (32) terpaksa mencari konsumsi secara mendadak hingga menghubungi vendor satu per satu setelah resepsi pernikahan mereka diduga bermasalah akibat wedding organizer (WO) Marwah.

Pasangan pengantin asal Bekasi, Jawa Barat, itu mengaku mulai bersiap menghadapi kemungkinan terburuk bahwa acara resepsi tidak dapat berjalan sehari sebelum pernikahan digelar.

“MUA bersedia hadir, MC juga bersedia hadir, hairdo juga bersedia, attire juga karena sudah lunas. Cuma empat itu yang bisa hadir,” kata Aldi di Mapolres Metro Jakarta Timur, Minggu (24/5/2026) malam.Aldi mengatakan, dirinya dan Feny mulai menghubungi vendor secara langsung setelah mengetahui gedung resepsi di Islamic Centre Bekasi belum dilunasi pihak WO Marwah hingga H-1 acara.

Di saat bersamaan, keluarga kedua mempelai juga bergerak mencari makanan secara mendadak untuk tamu yang datang ke acara akad nikah.

“Dari Islamic Centre, karena tahu kita korban, dia sediakan fasilitas untuk akad satu sampai dua jam. Alhamdulillah kita tetap jalan,” ujar Aldi.