JAKARTA, KOMPAS.com-Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengaku telah mengantongi data 10 perusahaan besar minyak sawit mentah atau crude palm oil (CPO) yang diduga melakukan manipulasi harga ekspor.

Manipulasi tersebut diduga dilakukan melalui praktik under invoicing.

Purbaya menjelaskan, Kementerian Keuangan menelusuri tiga pengapalan dari masing-masing perusahaan.Sampel pengapalan itu dipilih secara acak.

“Ini ada beberapa catatan perusahaan CPO yang mana yang lakukan manipulasi harga. Jadi kalau ditanya saya akan jawab,” ujar Purbaya kepada wartawan di Istana Negara, Jumat (22/5/2026).

Baca juga: Purbaya Ungkap Skema Pengawasan DSI, Kemenkeu Ikut Dilibatkan