JAKARTA, KOMPAS.com - Maraknya aksi begal di sejumlah daerah memunculkan berbagai langkah penanganan dari aparat penegak hukum.

Mulai dari pembentukan Tim Pemburu Begal di Jakarta, wacana tembak di tempat terhadap pelaku, hingga pelibatan TNI dalam patroli keamanan.Namun, sejumlah langkah tersebut memicu perdebatan.

Sebagian pihak menilai, tindakan tegas diperlukan untuk memberi rasa aman kepada masyarakat.

Baca juga: TNI Keluar Barak Buru Begal, Sesuai dengan Tupoksi di Militer?

Di sisi lain, muncul kekhawatiran soal pelanggaran hak asasi manusia (HAM) hingga batas kewenangan aparat dalam menangani kejahatan jalanan.