Penulis: Elmas Topcu/DW Indonesia
ANKARA, KOMPAS.com - Akibat perang Iran, ketidakpastian perencanaan kini dirasakan di seluruh dunia. Banyak negara khawatir terhadap inflasi berkepanjangan dan kelangkaan sumber daya.Ketika negara-negara Teluk berupaya mempertahankan citra mereka sebagai "tempat aman” bagi investasi, Turkiye mengambil langkah agresif: Ankara ingin menarik investor asing dan kekayaan global masuk ke negaranya melalui pemotongan pajak besar serta berbagai insentif ekonomi.
Paket undang-undang terkait sudah diumumkan Presiden Recep Tayyip Erdogan pada akhir April. Awal Mei lalu, rancangan itu diajukan ke parlemen dan telah disetujui oleh komisi terkait.
Baca juga: 428 Aktivis GSF yang Ditahan Israel Dibebaskan, Turkiye Gercep Kirim Pesawat
Tujuannya adalah meningkatkan daya saing Turkiye di tingkat internasional sekaligus menjadikannya lokasi yang menarik bagi modal asing dan tenaga ahli berkualitas.













