ABU DHABI, KOMPAS.com - Seorang pejabat tinggi Uni Emirat Arab (UEA) mengecam klaim Iran atas kendali perairan yang mencakup sebagian wilayah Emirat di Selat Hormuz.

Sebelumnya, Otoritas Selat Teluk Persia Iran mengumumkan pembentukan zona maritim terkontrol di Selat Hormuz, yang sebagian merupakan perairan UEA.Penasihat presiden UEA, Anwar Gargash, dalam unggahan di X menyebut klaim Iran tersebut sebagai angan-angan belaka.

"Rezim tersebut mencoba membangun realitas baru yang lahir dari kekalahan militer yang jelas, tetapi upaya untuk mengendalikan Selat Hormuz atau melanggar kedaulatan maritim UEA hanyalah khayalan belaka," kata Gargash, Kamis (21/5/2026) dilansir AFP.

Baca juga: Iran Soroti Kegagalan AS Membuka Selat Hormuz, Padahal Pakai Berbagai Macam Trik

Hubungan antara Iran dan UEA menjadi sangat tegang sejak Amerika Serikat (AS) dan Israel menyerang Teheran pada 28 Februari 2026.