ABU DHABI, KOMPAS.com - Uni Emirat Arab (UEA) dilaporkan sempat mencoba membujuk Arab Saudi dan Qatar untuk melancarkan serangan militer gabungan terhadap Iran.
Namun, upaya tersebut menemui jalan buntu setelah mendapat penolakan dari kedua negara tetangganya di Teluk tersebut.Dikutip laporan Bloomberg, Jumat (15/5/2026), Presiden UEA Sheikh Mohamed bin Zayed Al Nahyan sempat mengadakan serangkaian komunikasi via telepon dengan para pemimpin negara Teluk, termasuk Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman (MBS).
Komunikasi intensif itu dilakukan tidak lama setelah Amerika Serikat dan Israel memulai serangan udara ke Iran pada 28 Februari lalu, yang kemudian direspons Teheran dengan menghujani kawasan Teluk menggunakan ribuan rudal dan drone.
Baca juga: Iran Ternyata Sita Kapal China di Selat Hormuz Saat KTT Trump-Xi, Ada Apa?
UEA-Arab Saudi pilih "jalan" sendiri













