KOMPAS.com - Uni Emirat Arab (UEA) dan Arab Saudi dilaporkan melancarkan beberapa serangan balasan terhadap Iran setelah infrastruktur mereka diserang.
Langkah ini menandai keterlibatan mendalam negara-negara Teluk dalam konflik regional sekaligus memperlihatkan transformasi geopolitik yang besar di Timur Tengah. Sebelum perang pecah, serangan langsung terhadap Iran yang memiliki militer kuat merupakan hal yang tak terbayangkan.
Namun, detail baru menunjukkan, negara Teluk kini terlibat langsung dalam pertempuran yang mengacaukan keseimbangan kawasan.
Saat ini, UEA dan Arab Saudi berupaya membangun kembali daya jera terhadap rezim Iran. Teheran sendiri semakin enggan berkompromi dan memiliki pengaruh baru lewat kendali atas Selat Hormuz.
Baca juga: Demi Hindari Selat Hormuz, Begini Cara UEA Selamatkan Ekspor Minyaknya












