KOMPAS.com - Iran mengumumkan tengah menyiapkan mekanisme baru untuk mengatur lalu lintas kapal di Selat Hormuz, termasuk rencana mengenakan biaya kepada kapal yang menggunakan jalur tersebut.

Ketua Komite Keamanan Nasional dan Kebijakan Luar Negeri Parlemen Iran, Ebrahim Azizi, mengatakan mekanisme itu akan diterapkan melalui jalur pelayaran khusus yang diatur langsung oleh Teheran.Menurut Azizi, hanya kapal-kapal komersial dan pihak yang bekerja sama dengan Iran yang akan mendapatkan manfaat dari pengaturan baru tersebut.

Baca juga: Terjepit di Selat Hormuz, Oman Jadi Samsak Geopolitik Iran dan AS

“Dalam proses ini, hanya kapal komersial dan pihak yang bekerja sama dengan Iran yang akan mendapat manfaat,” tulis Azizi melalui akun X miliknya, Sabtu (16/5/2026), dikutip dari Saudi Gazette.

Akan diumumkan dalam waktu dekat