JAKARTA, KOMPAS.com – Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI mengecam keras tindakan militer Israel yang mencegat sejumlah kapal misi kemanusiaan internasional Global Sumud Flotilla (GSF) 2.0 di sekitar perairan Siprus, Mediterania Timur.
Dalam rombongan tersebut terdapat sembilan relawan asal Indonesia, termasuk dua jurnalis Republika yang hingga kini belum diketahui kondisinya.Kemlu RI menyatakan, situasi di lapangan masih sangat dinamis dan pemerintah terus berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk memastikan keselamatan para WNI yang terlibat dalam misi kemanusiaan menuju Gaza tersebut.
Baca juga: 2 Jurnalis Republika Diculik Tentara Israel Saat Menuju Gaza, Minta DIselamatkan
Kemlu RI desak Israel lepaskan kapal dan awak
Kemlu RI menyebut sedikitnya 10 kapal telah ditangkap, termasuk kapal Amanda, Barbaros, Josef, dan Blue Toys.













