Pemerintah tengah melakukan perombakan besar-besaran terhadap struktur badan usaha milik negara (BUMN).

Presiden Prabowo Subianto menegaskan BUMN milik rakyat, bukan penguasa. Ia rencanakan pengadilan khusus untuk evaluasi kinerja BUMN 30 tahun terakhir.

"Pada Desember 31 2026 kita targetkan hanya akan memiliki paling banyak 300 BUMN. 750 BUMN lebih akan kita tutup," ujar Prabowo.

Presiden Prabowo Subianto menargetkan dividen Badan Usaha Milik Negara (BUMN) tembus Rp 200 triliun di 2026.