Kasus Maroko-Spanyol memperlihatkan arti kekuasaan negara dalam soal migrasi.

Otoritas Spanyol mengumumkan bahwa sebagian besar migran ilegal yang menyerbu Ceuta, kota otonom Spanyol di Afrika Utara, telah kembali ke wilayah Maroko.

Ribuan migran ilegal menyerbu Ceuta, Spanyol, melalui laut dan perbatasan darat. Bentrokan terjadi hingga 18 orang tewas