KOMPAS.com— Sekitar 60.000 orang migran yang berhasil masuk Ceuta, Spanyol, mendadak banyak yang memutuskan kembali ke Maroko.
Para migran ini masuk Spanyol dengan cara yang tak mudah. Mereka banyak yang berenang berjam-jam ke Spanyol, dihadang gas air mata pemerintah Maroko, sampai para tentara Spanyol.Kepala Pemerintahan Lokal Ceuta, Juan Jesus Vivas, bahkan memperkirakan jumlah orang yang berhasil menyeberang dalam dua hari terakhir mencapai 60.000 orang.
Namun, hingga pukul 18.00 waktu setempat pada hari Jumat (30/7/2026), sekitar 48.300 orang diperkirakan telah kembali secara sukarela.
Baca juga: Kenapa Puluhan Ribu Migran Maroko Nekat Menerobos Masuk Ceuta Spanyol?
Dari puluhan ribu imigran ini, terdapat 57 jenazah telah ditemukan di sisi perbatasan wilayah Spanyol, dan pihak berwenang memperkirakan masih ada potensi korban tambahan di sisi Maroko.













