Di jalan-jalan Teheran, kesepakatan damai AS-Iran tidak banyak menumbuhkan kepercayaan bahwa krisis telah berakhir.

Prospek perdamaian AS-Iran semakin cerah dengan kesepakatan damai yang hampir final. Draf kesepakatan mencakup isu nuklir dan penghentian konflik regional.

Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengatakan, kesepakatan untuk mengakhiri perang akan ditandatangani hari ini, Minggu (14/6/2026).

Juru bicara Kemlu Iran mengungkap kesepahaman dengan AS, namun pakar hukum internasional meragukan kesepakatan damai. Perang mungkin berlanjut.

Amerika Serikat dan Iran resmi menyepakati perjanjian perdamaian dan penghentian permanen operasi militer di semua front, termasuk Lebanon.

Militer Iran pada Senin (15/6/2026) mengeklaim telah mempermalukan AS dan Israel setelah kesepakatan damai diumumkan.

Dunia ramai-ramai menyambut baik kesepakatan damai yang dicapai antara Amerika Serikat dan Iran pada Minggu (14/6/2026).

Banyak warga Iran senang dengan kabar perdamaian dengan AS, meski kelompok konservatif menolak langkah tersebut.

Iran dan AS sepakat untuk berdamai meski ketidakpercayaan tetap ada. Kesepakatan mencakup pengelolaan Selat Hormuz dan ganti rugi atas kerugian perang.

Sumber utama kerapuhan perdamaian adalah Israel, yang menyatakan kesepakatan AS-Iran tidak mengikat mereka.

Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi menegaskan, mengakhiri perang di Lebanon adalah isu terpenting dalam kesepakatan damai dengan AS.

Di jalan-jalan Teheran, kesepakatan damai AS-Iran tidak banyak menumbuhkan kepercayaan bahwa krisis telah berakhir.