TEHERAN, KOMPAS.com - Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi menegaskan, mengakhiri perang di Lebanon adalah isu terpenting dalam kesepakatan damai dengan Amerika Serikat.
Kesepakatan damai itu diumumkan kedua negara pada Senin (15/6/2026), mengakhiri perang yang berlangsung sejak akhir Februari 2026."Poin penting yang ingin saya tekankan di sini adalah bahwa menurut pandangan kami, ada dua pihak dalam memorandum ini, satu pihak adalah AS dan Israel, serta pihak lainnya adalah Iran dan Hizbullah," kata Araghchi selama pengarahan dengan para diplomat asing yang disiarkan di televisi pemerintah, dikutip dari AFP, Selasa (16/6/2026).
"Ini mungkin isu terpenting dalam memorandum tersebut, deklarasi pengakhiran segera dan permanen perang di semua front, termasuk di Lebanon," sambungnya.
Baca juga: Nelangsanya Timnas Iran, Baru Kelar Main Langsung Diusir dari AS
Israel ogah tarik pasukan dari Lebanon












