KOMPAS.com - Presiden Amerika Serikat dan Presiden Iran menandatangani kesepakatan yang bertujuan mengakhiri perang di Timur Tengah.

Dalam penandatanganan kesepakatan tersebut, Teheran setuju mengurangi kadar uranium yang diperkaya sebagai imbalan atas keringanan ekonomi besar-besaran.Kesepakatan itu bertujuan mengakhiri perang yang dimulai pada 28 Februari setelah serangan Amerika Serikat dan Israel memicu balasan Iran berupa rentetan rudal serta drone di kawasan.

Baca juga: Trump Beri “Hadiah” Awal untuk Iran, Izinkan Teheran Jual Minyak Lagi

Presiden AS Donald Trump menandatangani nota kesepahaman (memorandum of understanding/MoU) itu saat makan malam bersama Presiden Prancis Emmanuel Macron di Istana Versailles setelah KTT G7 pada Rabu (17/6/2026), menurut seorang pejabat AS yang dikutip AFP.

Sementara itu, juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran Esmaeil Baqaei, seperti dikutip kantor berita negara IRNA, mengatakan bahwa dokumen tersebut telah diselesaikan melalui tanda tangan secara elektronik dan jarak jauh oleh kedua presiden.