WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Amerika Serikat akan mengizinkan Iran menjual minyak dan bahan bakar sebagai bagian dari kesepakatan untuk mengakhiri perang.

Kebijakan itu berlaku setelah kesepakatan damai ditandatangani pekan ini, menurut sejumlah pihak yang mengetahui isi perjanjian tersebut.Rancangan nota kesepahaman yang ditinjau oleh The Wall Street Journal mencantumkan rencana penjualan minyak tersebut, sekaligus menjanjikan kemungkinan pelonggaran sanksi yang lebih luas, pelepasan aset Iran yang dibekukan, serta dana miliaran dollar untuk rekonstruksi setelah pembicaraan lanjutan.

Baca juga: Trump Bantah Beri Iran Rp 5.325 Triliun untuk Rekonstruksi, Sebut Itu Berita Palsu

Beriringan dengan rencana tersebut, kapal tanker Iran bernama Diona yang membawa minyak mentah telah berhasil melewati blokade Amerika Serikat, dan berlayar keluar dari Teluk Oman pada Selasa (16/6/2026) dengan sistem pelacak lokasi aktif.

Organisasi nirlaba United Against Nuclear Iran dan data pelacakan kapal MarineTraffic menyebut hal itu sebagai perjalanan pertama kapal tanker Iran melewati blokade Amerika Serikat sejak diberlakukan April.