Militer AS mematangkan rencana dan bersiap melancarkan serangan darat ke Iran. Akan tetapi, Presiden AS Donald Trump urung melakukannya.

AS melancarkan serangan terhadap hampir 20 target di Iran setelah sebuah helikopter militer AS dilaporkan ditembak jatuh oleh Teheran

Militer AS akan melancarkan serangan proporsional terhadap Iran setelah helikopter Apache mereka ditembak jatuh di Selat Hormuz.

Donald Trump berjanji akan “menghantam mereka dengan keras” setelah perundingan untuk mengakhiri damai mengalami kebuntuan.

AS menyatakan bahwa serangan terbarunya ke Iran telah selesai setelah operasi militer akibat penembakan helikopter Apache di Selat Hormuz.

IRGC mengancam akan menjadikan seluruh kawasan Timur Tengah menjadi 'neraka' jika Amerika Serikat (AS) mengganggu stabilitas di Selat Hormuz.