Iran meluncurkan serangan balasan atas gempuran Israel ke wilayah Iran di tengah negosiasi damai dengan AS yang masih buntu.

Iran melancarkan serangan rudal ke wilayah Israel untuk pertama kalinya sejak gencaran senjata, Minggu (7/6/2026).

Iran menutup wilayah udaranya di bagian barat setelah meluncurkan rentetan rudal ke arah Israel, Minggu (7/6/2026).

Tentara Israel mengatakan angkatan udaranya telah menyerang target di Iran barat dan tengah, merespons serangan rudal Teheran.

Iran meluncurkan serangan balasan atas gempuran Israel ke wilayah Iran di tengah negosiasi damai dengan AS yang masih buntu.

Ketegangan di Timur Tengah kembali membara setelah Israel dan Iran terlibat jual beli serangan menggunakan rudal hingga Senin (8/6/2026) pagi.

Iran mengeklaim telah melancarkan serangan terhadap dua pangkalan udara Israel, Nevatim dan Tel Nof, pada Senin (8/6/2026).

Iran menganggap AS memikul tanggung jawab langsung atas pelanggaran yang dilakukan Israel beserta segala eskalasi yang timbul.

Pemerintah Iran menuding Amerika Serikat (AS) bertanggung jawab langsung atas jual beli serangan yang baru-baru ini terjadi antara Teheran dan Israel.

Setelah mengeklaim menyiapkan diri untuk menghadapi perang jangka panjang dengan Israel, Iran tiba-tiba umumkan

Wilayah Israel dihujani hampir 30 rudal balistik yang diluncurkan oleh Iran sejak Minggu (7/6/2026) malam.

Israel disebut menghentikan serangan terhadap Iran setelah Donald Trump meminta kedua pihak menghentikan pertempuran.

Serangan terbaru Israel terhadap Iran berisiko merusak hubungan dekat antara Benjamin Netanyahu dan Donald Trump.