Dunia Hari Ini telah merangkum kejadian dunia selama 24 jam terakhir.Laporan utama dalam edisi Senin, 8 Juni 2026 kami hadirkan dari Israel.Iran serang Israel utaraIsrael dan Iran saling melancarkan serangan rudal skala besar, yang juga jadi serangan pertama kalinya sejak diberlakukannya gencatan senjata April lalu.

Militer Israel Iran sudah meluncurkan setidaknya tiga rudal ke sebelah utara negaranya. Sementara Iran mengatakan hal ini dilakukan setelah Israel melancarkan serangan terhadap benteng Hizbullah di Beirut selatan.Israel kemudian membalas menyerang sejumlah target militer dan industri di Iran barat dan tengah, yang memicu serangan lebih lanjut terhadap Israel dari Iran dan pemberontak Houthi di Yaman. Perang kedua negara terjadi meskipun Presiden AS Donald Trump dilaporkan mendesak Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu melalui telepon untuk tidak membalas serangan Iran.Gempa di FilipinaGempa bumi berkekuatan 7,8 skala Richter melanda wilayah Mindanao di Filipina selatan.Pusat Peringatan Tsunami Pasifik mengatakan ancaman tsunami sebagian besar sudah berlalu sekitar lima jam setelah gempa terjadi pada pukul 07.37 pagi.Presiden Filipina Ferdinand Marcos Jr. mendesak masyarakat untuk mengungsi ke tempat yang lebih tinggi di daerah-daerah yang rentan terhadap tsunami.Sementara Indonesia dan Malaysia sempat mengeluarkan peringatan bagi warga yang tinggal di kawasan pinggir pantai sekitar perairan Filipina.Ratusan sandera di Nigeria dibebaskanTentara Nigeria mengatakan mereka sudah menyelamatkan 360 orang yang diculik oleh kelompok ekstremis Islam, Boko Haram, di Borno Selatan, Nigeria.Penculikan, seringkali menjadi taktik utama jihadis Boko Haram dalam pemberontakan mereka selama 17 tahun melawan negara Nigeria.Belum jelas bagaimana pembebasan para korban dilakukan, tetapi militer Nigeria mengatakan mereka melaksanakan "operasi penyelamatan yang dipimpin oleh intelijen."Pemberontakan sebelah timur laut Nigeria sudah menewaskan ribuan orang dan menyebabkan jutaan orang mengungsi, menurut PBB.Para analis mengatakan pemerintah Nigeria belum cukup berupaya untuk melindungi warganya, meskipun Presiden Bola Tinubu berulang kali berjanji untuk mengatasinya.Trump meninggalkan wawancaraPresiden AS Donald Trump dengan perasaan marah meninggalkan wawancara dengan stasiun televisi Amerika NBC setelah ditanyai tentang klaimnya mengenai kecurangan pemilu."Anda adalah jaringan [TV] yang berat sebelah dan curang," kata Trump kepada pembawa acara Meet the Press, Kristen Welker."Maaf. Mari kita akhiri saja karena saya sudah cukup. Terima kasih, sayang. Semoga Anda bersenang-senang," katanya sebelum berdiri dan meninggalkan wawancara yang ditayangkan kemarin (08/06).Wawancara yang direkam Jumat lalu (05/06) tersebut, dilakukan di sebuah peternakan di Wisconsin dan beberapa kali terganggu oleh cuaca dan masalah audio karena hujan deras mengguyur atap.Beberapa pertanyaan selanjutnya diajukan mengenai Iran, senjata nuklir, dan janji kampanye Trump untuk menjaga Amerika Serikat agar tidak terlibat dalam perang negara lain.Tonton juga video "Riuh Warga Iran Dukung Negaranya Rudal Israel: Kita Harus Bela Lebanon"