TEL AVIV, KOMPAS.com - Israel menuduh Teheran melakukan kesalahan besar setelah wilayahnya menjadi sasaran rudal Iran pada Minggu (7/6/2026).

Ini merupakan serangan pertama sejak gencatan senjata diumumkan pada 8 April.Menurut militer, sirene serangan udara berbunyi di sebagian besar wilayah Israel utara dan tengah, termasuk kota Haifa, Caesarea, dan Hadera.

Kepala militer Israel Letnan Jenderal Eyal Zamir bersumpah akan membalas serangan itu.

"Militer akan menyerang dengan kekuatan segera setelah lampu hijau diberikan", ujarnya, dikutip dari AFP, Senin (8/6/2026).

Baca juga: Iran Tembakkan Rudal ke Israel, Peringatkan Operasi Militer di Beirut