TEL AVIV, KOMPAS.com – Intelijen Israel menuding Iran sedang merencanakan serangan mendadak menggunakan rudal dan drone yang menargetkan negara-negara Teluk serta Israel.

Tudingan tersebut muncul setelah adanya asesmen situasi terbaru yang melibatkan jajaran petinggi militer dan Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz, pada Kamis (21/5/2026).Tudingan ini juga mencuat di tengah bergulirnya negosiasi gencatan senjata antara Amerika Serikat (AS) dan Iran, sebagaimana dilansir Jerusalem Post.

Baca juga: Harga Minyak Dunia Turun 2 Persen di Tengah Ketidakpastian Konflik AS-Iran

Di sisi lain, Presiden AS Donald Trump dan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu dilaporkan sempat berbeda pandangan mengenai langkah selanjutnya dalam menghadapi Iran.

Menurut para pejabat keamanan Israel, Iran kemungkinan akan mencoba mencuri start sebelum AS dan Israel menyimpulkan bahwa jalur diplomasi sudah tidak lagi layak.