TEHERAN, KOMPAS.com - Korps Garda Revolusi Iran (IRGC) mengatakan, serangan rudal ke Israel pada Minggu (7/6/2026) baru permulaan.

IRGC menegaskan akan menyerang Israel selama sepekan penuh hingga mereka menghentikan operasi militer di Beirut, Lebanon."Operasi ini bukanlah peristiwa yang berlalu begitu saja, melainkan awal dari serangkaian serangan berkelanjutan selama seminggu penuh," kata IRGC dalam sebuah pernyataan, dikutip dari BBC, Senin (8/6/2026).

"Gelombang rudal dan drone akan terus diluncurkan sepanjang waktu selama tujuh hari ke depan hingga musuh gentar dan menghentikan kejahatannya," tambah pernyataan itu.

IRGC memperingatkan, setiap penargetan wilayah Iran akan disambut dengan respons yang dahsyat dan di luar dugaan.

Baca juga: Trump Desak Israel Tak Balas Iran: Masing-masing Sudah Bersenang-senang