Pada hari raya Idul Adha 1447 Hijriah, Presiden Prabowo menyalurkan 1.098 ekor sapi yang didanai menggunakan APBN melalui anggaran Banmapres.

Menteri Keuangan Purbaya tak tahu anggaran sapi kurban Prabowo. Wamen Sesneg Juri Ardiantoro ungkap Rp100 Miliar dari APBN untuk 1.098 sapi. Picu pertanyaan.

Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa merespons soal anggaran bantuan sapi kurban yang disalurkan oleh Presiden Prabowo Subianto senilai Rp 100 miliar.

Dia mengatakan, langkah tersebut dinilai sah secara syar'i karena peruntukannya kembali kepada kemaslahatan masyarakat luas.

Gerindra memastikan anggaran sapi kurban Prabowo dari APBN sah secara hukum sebagai bagian dari Banmaspres yang sudah ada sejak era SBY dan Jokowi.

Previously, reports circulated that around Rp100 billion in state funds was used to procure 1,098 sacrificial cattle for this year's Eid al-Adha.

Wamensesneg Juri Ardiantoro menjelaskan penyaluran sapi kurban dari Presiden Prabowo sebagai bantuan pemerintah untuk masyarakat pada Idul Adha.

Jubir Gerindra menjelaskan soal 1.098 sapi kurban Prabow dari APBN. Sebut tak ada aturan yang dilanggar.

Pihak Istana Kepresidenan, Gerindra, hingga MUI angkat bicara perihal pembelian sapi kurban Prabowo yang menggunakan duit negara.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengaku tidak mengetahui anggaran Rp 100 miliar untuk bantuan sapi kurban Presiden Prabowo. Tanyakan ke Kemensetneg.

Menag Nasaruddin Umar mengonfirmasi penerimaan sapi kurban dari Presiden Prabowo di Masjid Istiqlal. Ia menjelaskan tujuan Idul Adha adalah mencegah kelaparan.

Ketua Komisi III DPR Habiburokhman membela Prabowo terkait penyaluran 1.098 sapi kurban dari APBN, menegaskan tidak melanggar hukum atau syariah.

Pada hari raya Idul Adha 1447 Hijriah, Presiden Prabowo menyalurkan 1.098 ekor sapi yang didanai menggunakan APBN melalui anggaran Banmapres.