Pria pelaku penembakan di dekat Gedung Putih Amerika Serikat (AS) tewas. Pelaku tewas usai terlibat kontak senjata dengan agen Secret Service.

Seorang pria bersenjata yang melepaskan tembakan ke arah petugas Secret Service di luar Gedung Putih pada Sabtu (23/5/2026), tewas setelah tertembak.

Saat insiden berdarah itu terjadi, Presiden Donald Trump dilaporkan tengah berada di dalam Gedung Putih untuk mematangkan negosiasi dengan Iran.

Pelaku penembakan di dekat Gedung Putih diidentifikasi sebagai seorang pria berusia 21 tahun yang disebut pernah berurusan dengan Secret Service.

Pria pelaku penembakan di dekat Gedung Putih Amerika Serikat (AS) tewas. Pelaku tewas usai terlibat kontak senjata dengan agen Secret Service.

Agen Secret Service menembak dua orang terkait insiden rentetan tembakan di dekat Gedung Putih. Salah satu yang dilumpuhkan ialah terduga pelaku penembakan.

Tersangka yang tewas dalam penembakan di luar Gedung Putih atau White House, Amerika Serikat, telah teridentifikasi.

Suara tembakan terdengar di dekat Gedung Putih Amerika Serikat (AS). Lokasi tembakan terdengar di dekat halaman utara Gedung Putih.

Bunyi tembakan terdengar di dekat Gedung Putih Amerika Serikat. Akses ke gedung tersebut saat ini ditutup.

Rentetan tembakan terjadi di dekat Gedung Putih Amerika Serikat. Presiden Donald Trump ternyata berada di kantornya di Gedung Putih saat insiden itu berlangsung

Trump mengatakan, pria yang melepaskan tembakan ke arah petugas Secret Service di luar Gedung Putih memiliki riwayat kekerasan.

Presiden Donald Trump mengungkap sisi kelam pria bersenjata yang melakukan penembakan di dekat Gedung Putih pada Sabtu (23/5/2026) malam.

Seorang pria bernama Nasire Best melepaskan tembakan dekat Gedung Putih, ditembak mati oleh Dinas Rahasia AS. Satu warga sipil terluka dalam insiden ini.