Jakarta - Pria pelaku penembakan di dekat Gedung Putih Amerika Serikat (AS) tewas. Pelaku tewas usai terlibat kontak senjata dengan agen Secret Service.Dilansir AFP dan CBS News, Minggu (25/5/2026), pelaku penembakan awalnya melepaskan tembakan ke arah petugas Secret Service di luar Gedung Putih pada Sabtu (23/5) malam waktu setempat. Petugas lalu membalas tembakan itu dan mengenai pelaku.Pelaku sempat berada dalam kondisi kritis saat dilarikan ke rumah sakit sebelum akhirnya meninggal. Keterangan dari pihak Secret Service menyebut ada satu warga sipil yang tertembak selama baku tembak terjadi. "Setelah pria bersenjata itu melepaskan tembakan ke arah agen di pos pemeriksaan keamanan dekat Gedung Putih, "petugas polisi Secret Service membalas tembakan, mengenai tersangka, yang kemudian dibawa ke rumah sakit setempat, di mana ia kemudian meninggal dunia," bunyi pernyataan Secret Service. Otoritas setempat belum menjelaskan identitas pelaku maupun warga sipil yang terkena tembakan. Belum diketahui pasti juga warga tersebut terkena tembakan dari tersangka atau petugas. Kondisi warga sipil tersebut belum segera diketahui.Tidak ada personel Secret Service yang terluka. Secret Service menyebut Presiden Donald Trump berada di Gedung Putih selama insiden tersebut, namun 'tidak terpengaruh'.Lihat juga Video: Kecaman PBB Atas Penembakan di Masjid AS yang Tewaskan 3 Orang