Washington DC -

Tersangka yang tewas dalam penembakan di luar Gedung Putih atau White House, Amerika Serikat, telah teridentifikasi. Pelaku diidentifikasi sebagai Nasire Best yang berusia 21 tahun.Dilansir BBC, Minggu (24/5/2026), hal itu diketahui dari sumber mitra media BBC di AS, CBS. Sumber tersebut mengatakan tersangka pernah ditangkap oleh Dinas Rahasia AS pada Juli 2025.Saat itu, Best mencoba masuk ke Gedung Putih. Dia kemudian dikirim ke bangsal psikiatri untuk masalah kesehatan mental setelah kejadian tersebut. Terbaru, Best ditembak mati di area Gedung Putih. Dia ditembak usai melepaskan tembakan lebih dulu pada Sabtu (23/5) waktu setempat.Presiden AS Donald Trump disebut sedang berada di Gedung Putih pada saat itu. Trump dilaporkan tidak terpengaruh oleh insiden tersebut.

Kepala Komunikasi Dinas Rahasia AS, Anthony Guglielmi, menyebut peristiwa itu terjadi tepat setelah pukul 18.00 waktu setempat ketika seorang pria di dekat perimeter keamanan Gedung Putih 'mengeluarkan senjata dari tasnya dan mulai menembak'."Polisi Dinas Rahasia membalas tembakan dan mengenai tersangka yang kemudian dibawa ke rumah sakit setempat di mana ia dinyatakan meninggal dunia. Selama penembakan, seorang warga sipil juga terkena tembakan," kata Guglielmi.Tidak ada petugas Dinas Rahasia yang terluka. Polisi dan pasukan keamanan kemudian memenuhi lokasi kejadian, menutup akses sementara pasukan Garda Nasional menghalangi reporter memasuki area di pusat kota Washington."Kami mendengar sekitar 20 hingga 25 suara seperti kembang api, tetapi itu adalah tembakan, dan kemudian semua orang mulai berlari," kata turis Kanada, Reid Adrian, kepada AFP.Lihat juga Video Situasi Mencekam di Dekat Gedung Putih usai Penembakan, Pelaku Tewas