Militer Israel kembali cegat armada Global Sumud Flotilla yang membawa bantuan kemanusiaan untuk Gaza.

Militer Israel kembali cegat armada Global Sumud Flotilla yang membawa bantuan kemanusiaan untuk Gaza.

Pasukan Israel mencegat armada kapal mengangkut bantuan menuju Gaza setelah berlayar dari Turki pekan lalu.

Insiden ini pelanggaran hukum internasional terang-terangan, sekaligus alarm darurat bagi kedaulatan perlindungan WNI di luar negeri.

Selain 5 WNI, 16 aktivis Malaysia di rombongan kapal Global Sumud Flotilla (GSF) 2.0 juga ditahan Israel.

Ribuan warga di Eropa turun ke jalan mengecam serbuan militer Israel terhadap Global Sumud Flotilla.

The Foreign Ministry says it is communicating with relevant parties to obtain updates on Indonesian citizens detained by Israeli forces.

Global Sumud Flotilla menyebut bahwa masih ada 10 kapal lainnya yang tetap melanjutkan pelayaran menuju wilayah tersebut.

Sedikitnya 100 aktivis dari berbagai negara, termasuk Indonesia, ditahan oleh pasukan militer Tel Aviv yang menaiki kapal-kapal Global Sumud Flotilla.

Netanyahu menyebut pencegatan kapal-kapal Global Sumud Flotilla itu telah menggagalkan "rencana jahat" untuk menerobos blokade Gaza.

Pertanyaannya bukan apakah Israel akan terus melakukannya, tapi apakah dunia, kemanusiaan, dan Indonesia sanggup membalasnya dengan kebijakan sepadan?

Global Sumud Flotilla (GSF) mengatakan, pasukan Israel kini telah menghentikan seluruh kapal yang ikut serta dalam misi kemanusiaan ke Gaza.

Pasukan Israel mencegat 77 kapal bantuan untuk Gaza, menahan ratusan awak, termasuk 9 WNI. Aksi ini memicu perhatian global terkait penculikan.

Menteri Israel mengunggah video aktivis armada Global Sumud Flotilla berlutut dengan tangan terikat dan dahi menyentuh dek kapal.

Menteri Israel Ben-Gvir unggah video perlakuan tak manusiawi terhadap aktivis Global Sumud Flotilla. Tindakan ini tuai kemarahan dunia internasional.

Pihak berwenang Israel menahan ratusan aktivis dari Global Sumud Flotilla yang berusaha mengirim bantuan ke Gaza. 9 WNI terlibat dalam misi ini.

Dunia ramai-ramai mengecam video yang menunjukkan para aktivis Global Sumud Flotilla (GSF) berlutut dengan tangan terikat dan dahi di tanah.

Israel menangkap ratusan aktivis internasional, termasuk 9 WNI, yang berada di atas kapal bantuan kemanusiaan menuju Gaza.

Menteri Keamanan Nasional Israel, Itamar Ben-Gvir, mengunggah video yang menunjukkan dirinya mengejek para aktivis yang berlutut dengan tangan terikat.