ROMA, KOMPAS.com – Gelombang protes besar melanda sejumlah kota di Eropa pada Senin (18/5/2026).
Ribuan warga turun ke jalan mengecam serbuan militer Israel terhadap Global Sumud Flotilla, armada bantuan kemanusiaan internasional yang berupaya menembus blokade di Jalur Gaza.Serangan tersebut terjadi di perairan internasional pada Senin, di mana militer Israel mencegat armada Global Sumud Flotilla yang tengah menuju Gaza dan menahan sekitar 100 aktivis kemanusiaan.
Baca juga: Militer Israel Kembali Cegat Armada Global Sumud Flotilla yang Angkut 500 Aktivis ke Gaza
Berdasarkan keterangan pihak penyelenggara, armada tersebut terdiri dari lebih dari 50 kapal yang bertolak sejak Kamis (14/5/2026) pekan lalu dari distrik Marmaris, Turkiye.
Misi ini membawa 426 peserta dari 40 negara seperti Turkiye, Indonesia, Amerika Serikat (AS) , Jerman, Perancis, Inggris, Afrika Selatan, Australia, hingga Selandia Baru.












