JAKARTA, KOMPAS — Puluhan taipan properti Nasional duduk satu meja dan melayangkan protes terkait regulasi di sektor properti yang butuh perbaikan mendesak.

Pertemuan silaturahmi kedua yang digelar Badan Pertimbangan Organisasi Realestat Indonesia (BPO REI) dengan jajaran pengurus DPP REI di Swissôtel Jakarta PIK Avenue, Kamis (13/8/2026).

Yang hadir bukan sembarang nama. Ada pendiri Agung Sedayu Group (ASG) Sugianto Kusuma alias Aguan, duduk bersama CEO PIK Richard Kusuma, dan Executive Senior PIK Ali Hanafia.Ada pula Presiden Direktur (Presdir) BSD FX Ridwan Damali, Presdir Summarecon Agung Adeianto P Adhi, Managing Director Ciputra Group Budiarsa Sastrawinata, dan Preskom Alam Sutera Group Hardjanto Tirtohadiguno.

Baca juga: Deretan Konglomerat yang Merajai Perkebunan Kelapa Sawit di Indonesia

Kemudian, Preskom Pakuwon Group Alexander Tedja, Direktur Jababeka Group Sutedja Darmono, Direktur Podomoro Group Mualim, Preskom Lippo Group Theo L Sambuaga, Preskom Pudjiadi Prestige/Jayakarta Group Kosmian Pudjiadi, hingga Preskom Gapura Prima Group Rudy Margono.