KOMPAS.com – Petinggi Pemerintah Amerika Serikat (AS) melancarkan operasi penyamaran tingkat tinggi untuk menyelamatkan Presiden Donald Trump keluar dari Turkiye saat menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) NATO bulan lalu.
Langkah tak biasa ini diambil menyusul adanya ancaman keamanan yang kredibel dari Iran terhadap keselamatan sang presiden dan pesawat kepresidenan Air Force One.
Dua pejabat senior AS mengungkapkan pada Senin (10/8/2026) bahwa Trump diam-diam dipindahkan menggunakan wadah atau kontainer katering menuju pesawat militer rahasia, sementara jurnalis dan sejumlah staf Gedung Putih dijadikan pengecoh tanpa mereka sadari.Baca juga: Trump Pangkas Jumlah Vaksin Anak dan Kaitkan MMR dengan Autisme, Para Ahli Kompak Buka Suara
Kronologi penyamaran dan pengalihan media
Sebelumnya, Trump dan para pejabat AS menyatakan secara terbuka bahwa ia akan meninggalkan Turkiye pada 8 Juli menggunakan Air Force One versi lama, ketimbang pesawat mewah Boeing 747-8 hibah dari Qatar yang digunakannya saat datang.













