WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump sempat disembunyikan di dalam truk katering saat meninggalkan Turkiye setelah menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi Organisasi Pakta Pertahanan Atlantik Utara (KTT NATO).

Operasi rahasia di Bandara Esenboga, Ankara, pada Rabu (8/7/0226), itu dilakukan menyusul adanya ancaman pembunuhan dari jaringan proksi Iran terhadap Trump.Dalam operasi tersebut, pesawat Air Force One yang biasanya membawa presiden juga dijadikan pengalih perhatian. Sementara para wartawan dan sejumlah staf Gedung Putih berada di dalam pesawat itu, Trump diam-diam diterbangkan menggunakan pesawat militer lain.

Baca juga: Trump Akhirnya Buka Suara Usai Netanyahu Tolak Rencana untuk Gaza

Menurut laporan The Telegraph, badan-badan intelijen AS telah mendeteksi adanya rencana spesifik dari kelompok proksi Iran yang menargetkan pesawat Trump ketika ketegangan antara Washington dan Teheran meningkat.

Untuk mengecoh pihak yang mungkin mengincarnya, Trump tetap menjalankan prosedur keberangkatan seperti biasa. Ia terlihat menaiki tangga utama Air Force One, Boeing 747 berwarna biru-putih, di hadapan kamera televisi.