BANYUMAS, KOMPAS.com - Keluarga menceritakan kondisi jenazah Sutrimo saat tiba di kampung halaman Desa Wlahar, Kecamatan Wangon, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah.
Saat itu, kondisi jenazah disebut bersih. Saat serah terima, keluarga mengaku tidak menerima barang pribadi milik Sutrimo, seperti ponsel.
Sebelumnya, Sutrimo ditemukan tak sadarkan diri di depan sebuah klinik di Jakarta Selatan (Jaksel), pada Kamis (23/7/2026) pagi.Ia sempat dilarikan ke rumah sakit. Namun, nyawanya tidak tertolong.
Jenazah Sutrimo kemudian tiba di kampung halamannya di Desa Wlahar dan langsung dimakamkan, pada Kamis (23/7/2026) malam.
Baca juga: Usut Penyebab Kematian Sutrimo, Keluarga di Banyumas Pasrah dan Siap jika Makam Dibongkar











