SINGAPURA, KOMPAS.com - Fenomena El Nino terus menguat dan mengurangi curah hujan. Asia Tenggara masuk dalam wilayah yang terdampak parah.

Asia Tenggara diperkirakan akan menghadapi kondisi yang lebih panas dan kering dalam beberapa waktu mendatang.Selain itu, ada bayang-bayang peningkatan risiko kebakaran dan kabut asap lintas batas.

Baca juga: Perang Iran, Ukraina, dan El Nino Memicu Krisis Pangan Dunia

Hal itu disampaikan oleh Pusat Meteorologi Khusus ASEAN (ASMC) di Singapura pada Selasa (4/8/2026).

"Kondisi El Nino cenderung meningkatkan peluang curah hujan di bawah normal pada sebagian besar wilayah selatan ASEAN selama Agustus hingga Oktober," kata ASMC dalam prospek musiman terbarunya.