TEHERAN, KOMPAS.com - Presiden Iran Masoud Pezeshkian diklaim telah mengajukan pengunduran diri hingga 28 kali sebelum akhirnya diperingatkan oleh Pemimpin Tertinggi Iran, Mojtaba Khamenei.

Klaim tersebut disampaikan ulama senior Mohammad-Bagher Kharrazi dalam sebuah video yang dirilis Senin (3/8/2026), namun langsung dibantah keras oleh kantor Presiden Iran.Mohammad-Bagher Kharrazi, ulama senior yang saudara perempuannya menikah dengan saudara laki-laki Mojtaba, mengeklaim bahwa Pezeshkian telah beberapa kali mengancam akan mengundurkan diri dari jabatannya.

Baca juga: Iran Klaim Jatuhkan Drone MQ-9 Reaper AS Saat Trump Beri Peringatan Terakhir

Menurut Kharrazi, Mojtaba kemudian memperingatkan bahwa pengunduran diri berikutnya akan langsung diterima.

"Jika dia mengundurkan diri sekali lagi, saya akan menyetujuinya. Saya akan menulis 'disetujui' di bawah surat itu, dan semuanya selesai," kata Kharrazi mengutip pernyataan Khamenei, seperti dikutip Iran International.