SEMARANG, KOMPAS.com - Badan Gizi Nasional (BGN) mengambil langkah tegas dengan membekukan sementara (suspend) operasional dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Karangturi Semarang buntut dugaan kasus keracunan yang terjadi pada pelajar SMK Negeri 6 Semarang.
Tindakan tegas BGN suspend SPPG Karangturi Semarang ini dilakukan untuk memberikan kesempatan proses investigasi menyeluruh dan mempertimbangkan keselamatan penerima manfaat.“Kemarin Jumat kami sudah melakukan investigasi lintas sektor yang melibatkan Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG) Semarang, Koordinator Regional Jawa Tengah, Koordinator Wilayah Kota Semarang, Koordinator Kecamatan Semarang, Babinsa, Kepolisian (Polrestabes), dan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Semarang," kata Koordinator KPPG Semarang Hadi Riajaya dalam keterangannya, Senin (3/8/2026).
Dia menegaskan bahwa keselamatan penerima manfaat program tersebut merupakan prioritas utama.
Baca juga: Langkah BGN Tangani 707 Orang Keracunan MBG di Semarang
"Makanya dapur kami suspend sementara karena buat kami di BGN, keselamatan penerima manfaat jadi yang utama dan prioritas”, ungkap Hadi.












