WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Hasil jajak pendapat terbaru menunjukkan, mayoritas masyarakat Amerika Serikat (AS) menilai perang dengan Iran tidak sepadan untuk dilanjutkan.
Penilaian publik ini menjadi penolakan keras terhadap keputusan Presiden AS Donald Trump terkait konflik di Timur Tengah yang berlangsung lebih lama dari yang dia prediksikan sebelumnya.Berdasarkan survei terbaru dari The Associated Press-NORC Center for Public Affairs Research, sekitar dua pertiga warga dewasa AS menyebut perang yang dimulai sejak 28 Februari tersebut tidak sepadan.
Baca juga: Perang Iran, Ukraina, dan El Nino Memicu Krisis Pangan Dunia
Penolakan ini disuarakan oleh mayoritas pemilih Partai Demokrat, pemilih independen, serta sekitar 37 persen pemilih Partai Republik.
Di tengah konflik yang berlarut-larut, kekhawatiran warga AS bergeser ke dampak ekonomi sehari-hari, sebagaimana dilansir Associated Press.







