JAKARTA, KOMPAS.com - Bupati Pemalang Anom Widiyantoro meminta maaf kepada masyarakat Pemalang usai terjaring dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang digelar Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Selasa (28/7/2026).

Permintaan maaf tersebut disampaikan Anom saat digiring KPK ke mobil tahanan di Gedung Merah Putih, Jakarta, Kamis (30/7/2026).“Kita paham situasinya, kita minta maaf semua,” kata Anom.

Baca juga: Daftar 12 Kepala Daerah yang Terjaring OTT KPK Sejak Awal 2026

Anom yang mengenakan rompi tahanan dengan tangan diborgol tidak memberikan pernyataan apa pun ke awak media setelah menyampaikan permintaan maaf.

Diberitakan, KPK menyebutkan, Anom ditangkap karena diduga terlibat kasus korupsi terkait penerimaan proyek dan jual beli jabatan di lingkungan Pemkab Pemalang.