BANDUNG, KOMPAS.com - Kasus dugaan intimidasi terhadap seorang petugas keamanan proyek di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta, berbuntut pada rencana perubahan hidup korban.

Fiktor Harefa, satpam yang menjadi korban dalam insiden tersebut, berencana meninggalkan pekerjaannya di Jakarta dan pindah ke Bandung, Jawa Barat.Rencana tersebut mencuat setelah Fiktor bertemu dengan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. Dalam pertemuan itu, Fiktor menyampaikan keinginannya untuk melanjutkan pekerjaan sebagai petugas keamanan di Bandung.

"Fiktor Harefa, satpam yang kemarin ramai di Bundaran HI. Beliau berniat pindah kerja di Bandung dan ternyata beliau ini orang Bandung, tinggal di Pasteur, asalnya dari Nias," ujar Dedi melalui media sosial pribadinya, Sabtu (25/7/2026).

Baca juga: Tiga Orang di Mobil Alphard yang Intimidasi Satpam Bundaran HI Anggota Polda Jabar

Bagaimana latar belakang rencana kepindahan Fiktor?