KOMPAS.com - Seorang penumpang asal Serbia, Ljubisa Karovic, yang hampir terisap keluar dari kabin pesawat Ryanair mengaku masih mengalami trauma berat pascakejadian tersebut.

Dia menyebut dirinya membutuhkan waktu pemulihan yang panjang, baik secara fisik maupun mental, sebagaimana dilansir ITV, Senin (21/7/2026).Kepada media Jerman, Bild, Karovic yang kini berada di Yunani untuk menjalani masa pemulihan menceritakan bagaimana kejadian traumatis itu masih terus menghantuinya.

Baca juga: Penerbangan Ryanair Mencekam, Penumpang Terisap Keluar Jendela

"Begitu saya menutup mata, saya melihat kembali gambaran dari apa yang saya alami. Beberapa menit itu benar-benar seperti mimpi buruk," ujar Karovic.

Insiden tersebut terjadi tak lama setelah pesawat Boeing 737-800 milik Ryanair lepas landas dari Kota Thessaloniki, Yunani, menuju Memmingen, Jerman, pada 10 Juli lalu.