KOMPAS.com - Suara ledakan keras dan gemuruh pecahan kaca mendadak membangunkan Ljubisa Karovic (61) dari tidur nyenyaknya di kursi 11F.

Pengusaha asal Serbia tersebut tidak pernah menyangka bahwa penerbangan pagi maskapai Ryanair rute Yunani menuju Jerman itu akan berubah menjadi mimpi buruk yang hampir merenggut nyawanya.Di tengah penerbangan pada ketinggian 15.000 kaki (sekitar 4.500 meter) dengan kecepatan pesawat melaju lebih dari 600 km/jam, jendela di samping kursi Karovic mendadak pecah.

Momen dekompresi brutal tersebut seketika menyedot bagian dada, kepala, hingga lengan kanan Karovic ke luar badan pesawat.

Baca juga: Penerbangan Ryanair Mencekam, Penumpang Terisap Keluar Jendela

Meski menderita luka bakar gesekan udara, memar parah, serta trauma leher, Karovic berhasil selamat setelah berhasil ditarik kembali ke dalam kabin oleh sesama penumpang.