BOYOLALI, KOMPAS.com – A (19), mantan karyawan yang mengaku menerima kiriman video tak senonoh dari Camat Boyolali berinisial D, mengungkap alasan mengapa permintaan maaf tidak langsung disampaikan setelah kejadian.

A menyebut D tidak segera memberikan penjelasan maupun meminta maaf setelah video tersebut terkirim. Menurutnya, D saat proses klarifikasi dan mediasi pada Juni 2026 menyampaikan alasan karena lupa dan sibuk.Padahal, kata A, dirinya sengaja tidak memblokir nomor D setelah menerima kiriman video tersebut karena masih menunggu adanya itikad baik.

"Baru pada bulan Juni, saya dipanggil untuk klarifikasi dan mediasi. Di situlah saya dipertemukan dengan beliau. Saat dikonfirmasi, pembelaan beliau adalah salah kirim yang harusnya video itu dikirimkan ke istrinya," ujar A dilansir dari TribunSolo, Kamis (9/7/2026).

"Ketika saya tanya mengapa tidak langsung meminta maaf atau mengklarifikasi hari itu juga, alasannya karena lupa dan sibuk. Padahal saya sengaja tidak memblokir nomornya sampai malam untuk menunggu iktikad baiknya, tetapi sama sekali tidak ada penjelasan," tambahnya.

Baca juga: Camat Boyolali Bantah Sengaja Kirim Video Telanjang, Klaim Kecewa dengan Eks Karyawan